Tuesday, August 12, 2008 Mencintai vs Dicintai

23 06 2015

Gresik, 13 Agustus 2008

Personality yang unik dengan aura ketenangan namun menyimpan misteri. Makhluk ciptaan Tuhan yang teramat sangat amat sayang dilewatkan begitu saja, itulah caraku menggambarkan sosoknya.

Mengenal pribadinya, makin lama, makin kurasakan aura ketenangan itu. Aura yang mungkin selama ini jauh dari diriku.

Mengagumi keindahannya ketika dia terpulas tidur dalam buaian mimpi, begitu indah, karya masterpiece yang kunikmati hampir setiap malam, innocent tapi manies.

Semalam aq bertanya ke dirinya, kamu memilih untuk MENCINTAI atau DICINTAI? apapun jawaban dia, dia buatku makin sayang padanya, tapi bukan sayang sebagai PACAR, tapi bukan sayang yang cenderung untuk MENCINTAI, aq menyanyanginya karena aq merasakan ketenangan.

Mungkin dia bingung, dengan begitu banyak pertanyaan yang aq ajukan, jangan bingung teman, aq menyayangimu seperti aq menyayangi ALIF. Alif kamu masih tetap menjadi teman yang paling mengerti aq, semoga pertemanan kita akan tetap abadi. Alif, kangennnnnnnnnnnnnnnnnn, salam buat Istrimu, hmmmm ngebayangin abis gini kamu punya anak, pasti loe bahagia ada yang manggil loe dengan sebutan “Papa”.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: